oleh

Bantuan Provinsi Untuk Warga Cimahi Resmi Turun Hari Ini

-LOKAL-2.338 views

Cimahi, Saktimedianews – Saat yang dinantikan warga Jawa Barat, khususnya Kota Cimahi telah tiba. Bantuan Provinsi (banprov) sesuai yang direncanakan oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mulai direalisasikan hari ini, Minggu (19/04). PT POS Cimahi dan Bulog Cimahi ditunjuk untuk menjadi pelaksana pendistribusian banprov kepada masyarakat kota Cimahi.

Tiba sekitar pukul 10.20 WIB, Ridwan Kamil disambut riuh segenap jajaran PT. Pos Cimahi. Gubernur yang akrab disapa Emil tersebut langsung meninjau logistik bantuan yang ada di salah satu ruangan tidak jauh dari lokasi.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil didampingi Walikota Cimahi, Ajay M Priatna meresmikan bantuan provinsi hari ini di Kantor Pos Cimahi, jalan Gatot Soebroto, Kota Cimahi.

Setelah itu, Emil bergegas keluar untuk mengadakan konferensi pers bersama Wali kota Cimahi yang sudah menunggunya.

“PSBB sering ditanyakan oleh masyarakat, Alhamdulillah peraturan dari Pak Gubernur akan segera kita jalankan. Dan kepada masyarakat kota Cimahi harap bersabar karena akan segera terdistribusi selain dari APBD Provinsi juga dari Pusat dan dari APBD kami”, tutur Walikota Cimahi, Ajay. M Priatna dalam sambutannya.

“Hari ini total yang sudah terpapar ada 30 orang, dalam seminggu terakhir bertambah enam orang. Mudah-mudahan dengan PSBB ini yang terpapar tidak bertambah”, lanjut Ajay.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, gubernur juga menyampaikan sambutan. “PSBB Cimahi yang akan dimulai hari Rabu harusnya paling siap. Pertama, ukuran wilayah yang tidak terlalu besar harusnya managable. Kedua, sebelum PSBB diberlakukan sudah dikirim bantuan, minimal ada gesture kita sudah lakukan persiapan”, ucap Emil.

Mantan walikota Bandung tersebut juga berpesan kepada walikota Cimahi. “Titipan dari saya, saat PSBB 14 hari, Pak Wali lakukan pengetesan masif 0,6 persen dari jumlah penduduk Cimahi sebanyak 620.000. Berarti 0,6 persennya adalah sekitar 3600 sampai 4000. Dengan 4000 tes harusnya kota Cimahi ketahuan. Setelah itu lokalisir, blokade wilayah-wilayah yang mungkin jadi cluster atau berpotensi penyebaran”, tambahnya.

“Pintu bantuan itu banyak, ada sembilan. Kesatu PKH, kedua kartu sembako yang sudah rutin, kemudian ketiganya kartu bantuan presiden tapi itu hanya Jabodetabek, ada kartu prakerja bagi pengangguran dan korban PHK, ada dana desa, ada dana Kemensos yang tunai. Kalau itu tidak cukup masuk yang kita bantu, kemudian yang terakhir dari kota Cimahi, dan sisanya yang tidak ada KTP kita akan bantu membagikan makanan dengan gerakan nasi bungkus (Gasibu) “, pungkasnya.

Jamotan Manurung – Tim Sakti Media News

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed