oleh

Kisah Pengamen Disabilitas Yang Mencari Makan Hanya Dengan Modal Sebuah Suling

-LOKAL-160 views

Kabupaten Bandung, Saktimedianews.id – Fenomena pengamen jalanan sudah semakin marak terjadi dimana-mana, bukan cuma di kota-kota besar, di daerah-daerah yang terkecil sekalipun. Isu tentang pengamen jalanan mungkin sudah bukan hal biasa. Setiap hari kita sering menemukan di persimpangan jalan, lampu merah.

Seperti di daerah Cicalengka pengamen bapak-bapak yang mempunyai kekurangan dan ditemani oleh seorang ibunya juga yang mempunyai kekurangan. Mereka bernama Mujio (47) dan Juminah (72), yang mengamen di perempatan jalan alun-alun Cicalengka mencari pundi-pundi uang untuk makan mereka sehari-hari dengan hanya modal sebuah suling.

Beliau asli dari daerah Cilacap Jawa Tengah, namun mereka pindah ke daerah Cicalengka. Perpindahan mereka diawali dengan musibah yang mereka dapatkan, yaitu kecelakaan jatuh dari sepeda motor. Kecelakaan tersebut membuat Mujio tidak bisa melihat (Tunanetra), dan sedangkan Juminah menjadi lumpuh (tidak bisa berjalan).

Kondisi ekonomi mereka menjadi faktor penghambat yang memaksa mereka untuk melakukan pekerjaan ini. Mereka mendapatkan penghasilan dari hasil ngamen hingga 50 ribu rupiah per hari. Namun semenjak pandemi Covid-19 ini, mereka hanya mendapatkan kurang lebih 20 ribu per hari.

“Saya selain melakukan ini mau apa lagi, saya tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Saya hanya bisa bersabar, mungkin ini sudah takdirnya,” ujar beliau.

Mujio dan Juminah mendapatkan bantuan dari Yusiman untuk menempati kontrakannya secara gratis.

Jurnalis : Ryan Nur Ihsan dan Muhamad Taufik Sugandi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed