oleh

Pemkot Cimahi Pastikan KBM Tatap Muka Januari 2021

-REGIONAL-108 views

Cimahi, Saktimedianews.id – Tahun ajaran baru 2020/2021 sudah dimulai. Rasa rindu bersekolah sudah dirasakan oleh para siswa, tak terkecuali siswa baru di jenjang pendidikan baru. Seperti yang rasakan Bilqis (7), gadis cilik ini tak sabar untuk dapat berkenalan dengan teman-teman barunya, terlebih Sekolah Dasar (SD) merupakan sekolah barunya pasca menyelesaikan jenjang taman kanak-kanak.

Hari-hari mengenakan seragam putih merah pun sudah ia nantikan. Ketika pihak  SDN Cipageran Mandiri 1, sekolah baru Bilqis menggelar masa pengenalan lingkungan  (MPLS) secara daring, dengan seragam barunya Bilqis tersenyum bahagia memperkenalkan diri melalui sebuah video. Meski hanya berupa video yang dikirim melalui grup whatsApp, kebahagian tampak dari wajah Bilqis dan teman-teman barunya, kerinduan untuk bersekolah pun mereka ungkapkan.

Harapan untuk dapat bertemu dengan teman sekolah secara langsung harus ditahan sementara oleh para siswa. Pasalnya, pemerintah masih belum mengijinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan secara tatap muka. Walikota Cimahi, Ajay Muhamad Priyatna mengungkapkan hal tersebut kepada Saktimedianews.id.

“Kami tetap pada aturan bahwa KBM boleh dimulai Januari nanti ya. Tentunya kita tidak ingin berspekulasi ditengah pandemi yang belum selesai saat ini,” ungkap Ajay.

Menurutnya, anak-anak termasuk usia yang rentan terhadap paparan Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19). Sehingga pihak sangat berhati-hati dalam membuat kebijakan terkait KBM.

“Usia anak-anak dan lanjut usia merupakan usia yang rentan akan infeksi Corona. Jadi kami masih sangat waspada dan tidak mau gegabah dalam menentukan kegiatan, salah satunya kegiatan sekolah,” imbuhnya.

Meski Cimahi saat ini ada dalam level kewaspadaan biru, namun walikota berharap agar masyarakat tetap waspada, tidak menjadi lengah akan persebaran virus Corona. Untuk itu pemerintah kota tak henti-hentinya melakukan berbagai langkah antisipasi munculnya kasus baru Covid-19 di Cimahi. Rapid tes dan sosialisasi penerapan protokol terus digaungkan agar masyarakat terbiasa untuk waspada.

Jurnalis : Heryana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed