oleh

Perjuangan di Usia Senja di Masa Pandemi

-NASIONAL-113 views

Cimahi, Saktimedianews.id – Ditengah pandemi Covid-19 dia masih berjualan es skoteng guna menutupi kebutuhan keluarga yang hanya bisa mencukupi sekedar untuk makan sehari-hari, dirinya dan istri yang setia menemaninya. (30/07/2020).

Maman Sutisman (71) atau Maman Cingcau begitu orang menyebutnya. Seorang kakek tua ini menempati sebuah rumah kontrakan yang terletak di Gang Sukaasih 2 jalan Gunung Batu Kota Bandung, yang sudah ditempati Maman dan istrinya sekitar 2 tahun yang lalu.

Dari tutur kata dan kalimat yang Maman sampaikan awak Saktimedianews makin penasaran bahwa kakek tua ini bukanlah orang sembarangan. Sambil menikmati segelas es skoteng kami asyik berbincang-bincang walaupun saya harus berbicara dengan suara yang keras karena pendengarannya sudah tidak baik lagi, mungkin karena faktor usia.

Benar saja dugaan saya, Maman Sutisman atau Maman Cincau adalah seseorang yang dibilang sukses pada saat usia mudanya, beberapa proyek besar di Kota Bandung khususnya, dan Jawa Barat umumnya.

Beliaulah yang mengerjakan sebagai sub kontraktor. Bahkan Maman Sutisman adalah seorang kader salah satu partai besar di Indonesia. “Saya mulai dari tahun 70 sudah ikut partai, saya ingin ikut menegakkan arti demokrasi yang sesungguhnya,” tuturnya.

Karena Cintanya kepada partai, sehingga pekerjaan yang dia geluti terbengkalai. Kakek tua yang mengidolakan Bung Karno ini terus menuturkan kisah hidupnya terlihat raut muka yang renta sambil berkaca-kaca sesekali terhenti untuk mengelap wajahnya yang lusuh dan keriput dari keringat yang menetes.

“Saya sudah beberapa periode didaulat menjadi Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Kabupaten Tasik,” ucapnya.

“Karena konsentrasi di partai politik sehingga usaha yang saya geluti terbengkalai sehingga bangkrut,” tambahnya.

Mantan ketua PAC (Pimpinan Anak Cabang) Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Partai merah ini mengaku telah beberapa kali berkirim surat ke ibu Mega (Megawati Soekarno Putri) pada masanya, akan tetapi tidak ada tanggapan. Kakek ini berharap bisa bertemu dengan bu Mega sekedar menyampaikan keluh kesahnya.
Jurnalis : Ade Irwan (Korwil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed