oleh

Rela Jual Tanah Warisan Demi Pesantren

-REGIONAL-116 views

Bandung, Saktimedianews.id – Pondok pesantren (Ponpes) AT-TAUBAH yang terletak di Kampung Cisepang Kidul Rt 002/011, Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, dari mulai berdiri sampai sekarang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah atau intansi terkait baik sarana dan prasarana untuk pesantren.

Jum’at 31/07/2020 ketika di wawancara oleh jurnalis Saktimedianews.id, pendiri sekaligus Pengajar Ponpes At-Taubah, Ustadz. Asep Rusdan Hidayat mengatakan;

“Pondok Pesantren Ponpes At-Taubah mulai berdiri tahun 2008 sampai sekarang belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah maupaun intansi yang terkait padahal ijin dari DEPAG sudah ada,” ungkapnya.

“Ponpes ini saya dirikan piur untuk membantu anak Yatim dan Duafa yang mana anak-anak tersebut butuh pendidikan terutama di pendidikan kerohanian,” imbuhnya.

“Sementara banyak orang tua yang ekonominya sangat lemah, dan saya sendiri sebagai pendiri sekaligus pengajar di Ponpes tidak memungut biaya atau bayaran, adapun ada orang tua murid yang mengasih uang, mak saya masukan ke INFAK dan SODAQOH untuk keberlangsungan pesantren ini,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan “Sekarang sudah ada 70 orang santri yang belajar di Ponpes ini, tetapi yang mondok baru 10 orang karena tempat mondoknya belum bisa menampung banyak santri yang mondok, kemaren juga saya membangun buat mondok santri saya sampai menjual tanah warisan dari orang tua yang luasnya tidak seberapa,” katanya.

“Itu juga tidak selesai karena kehabisan biaya untuk membangunnya, dan sampai sekarang masih ada sisa hutang sampai Rp.10.000.000 ( sepuluh juta rupiah ) ke toko material,” tandasnya.

“Harapan saya kedepannya semoga ada yang peduli terhadap pesantren ini dan mau membantu demi keberlangsungan pendidikan kerohanian ini, itu mau dari pihak pemerintah, para instansi terkait ataupun juga ada dari Donatur swasta dan perorangan baik untuk Sarana dan Prasanana pesantren,” pungkasnya.

jurnalis : Ajat. S . U Rosidin Kab. Bandung(awk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed