oleh

Terapkan Metode PCR, Jabar Kejar Standar WHO

-NASIONAL-79 views

Kota Bandung, Saktimedianews.id – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemda Jabar) secara intensif meningkatkan rasio pengetesan metode uji usap (swab test) Polymerase Chain Reaction (PCR).

Berdasarkan  standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jabar harus mengetes dengan metode PCR sebanyak 500.000 atau 1 % dari jumlah penduduk.

Dari data Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Data Covid-19 Jabar) pada Senin (21/09/2020), diketahui Jabar sudah mengetes dengan metode PCR sebanyak 354.987 spesimen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berli Hamdani mengatakan, dari 27 kabupaten/kota di Jabar, baru Kota Cimahi dan Kota Bekasi yang sudah mengetes 1 % dari jumlah penduduk.

Di sisi lain Kota Cirebon, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bandung, dan Kabupaten Bekasi, sudah mengetes dengan metode PCR lebih dari 0,5 % jumlah penduduk.

“Kami terus berupaya meningkatkan kapasitas pemeriksaan PCR di Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Jabar maupun laboratorium jejaring,” ucap Berli.

Hingga kini, terdapat 28 laboratorium jejaring yang tersebar di sejumlah daerah di Jabar. Penguatan kesiapan laboratorium dilakukan supaya pengetesan dan pelacakan berjalan optimal.

Sementara, Pemda Provinsi Jabar sudah mendistribusikan perlengkapan tes PCR kepada 27 kabupaten/kota. Jumlah perlengkapan yang didistribusikan setiap daerah berbeda-beda tergantung populasi.

“Kami juga sudah mendistribusikan 27 PCR Portable. Itu semua kami lakukan untuk mendorong semua daerah di Jawa Barat mengetes 1 persen dari jumlah penduduk,” ungkapnya.

Swab Test Gratis

Berli menjelaskan, Pemda Provinsi Jabar mengadakan swab test secara gratis bagi masyarakat sejak awal pandemi Covid-19.

“Labkes Jabar melayani swab test gratis sejak awal pandemi. Hal itu berlaku juga di laboratorium jejaring,” katanya.

Swab test sendiri diprioritaskan bagi masyarakat dengan profesi interaksi tinggi dengan publik, rawan terinfeksi, dan memiliki gejala Covid-19.

Jika masuk ke salah satu kategori, ucap Berli, masyarakat dapat mendaftarkan diri untuk melakukan swab test melalui Pikobar. Setelah mendaftar, Dinkes Jabar akan memverifikasi dan mem-validasi.

“Langsung akses dan daftar di Pikobar dengan mencantumkan alasan kenapa merasa perlu swab test,” ujarnya.

“Nanti kalau sudah sesuai filter, secara sistem akan diberikan waktu dan tempat pelaksanaan swab test,” pungkasnya.

Sumber :

HUMAS JABAR
Kepala Biro Humas dan Keprotokolan
Setda Provinsi Jabar
Hermansyah

Pewarta : Jamotan Manurung, S.Si – SAKTImedianews

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed