oleh

Kesepuhan Organisasi Menanggapi 3 Warga yang Menjadi Korban Pembacokan Disimpang lima Lembang

-HUKUM-356 views

KBB, Saktimedianews.id
Pasca kejadian dipasar sayur Simpang Lima Lembang, 3 warga jadi korban pembacokan pada Jum’at (2/10/2020).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Sundawani Kabupaten Bandung Barat (KBB) Abah Aceng meminta pihak kepolisian melakukan penegakan hukum secara tegas dan adil.

Merespon dari beberapa laporan anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Paguyuban Sundawani Lembang dan dari adanya pemberitaan Saktimedianews.id, kasus pembacokan yang dilakukan oleh pelaku Tatang Hidayatuloh (28) kepada salah satu anggotanya HA (37) yang mengakibatkan HA harus mendapatkan 20 jahitan dibagian kepala.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Paguyuban Sundawani Lembang

Abah Aceng selaku Ketua DPD Paguyuban Sundawani KBB berpendapat, Dari kasus pembacokan yang dilakukan oleh pelaku, yang terjadi beberapa hari lalu, jika penegakan hukum yang kurang tegas dan adil akan mengakibatkan tindakan kekerasan terus berlanjut.

Pihak kepolisian sektor lembang menurut Ketua DPD Paguyuban Sundawani KBB Abah Aceng, perlu melakukan, pendalaman kasus tersebut kepada pelaku, karena menurutnya kembali, pembacokan itu tidak mungkin berlangsung begitu saja tanpa adanya permasalahan sebelumnya.

“Saya sebagai Ketua DPD Paguyuban Sundawani KBB, selalu memantau pergerakan anggota saya. Dan saya selalu meminta kepada anggota saya, agar setiap aktivitas pergerakan di Paguyuban supaya selalu memberikan laporan kegiatannya dilapangan, untuk mengetahui tindakan apa yang dilakukan dilapangan,” tutur Abah Aceng kepada wartawan Saktimedianews.id saat bertemu disekretariat DPD Paguyuban Sundawani KBB, Minggu (4/10/2020).

Abah Aceng juga mengatakan, “Lagian warga sudah banyak yang mengetahui kok, kalau kita Paguyuban Sundawani KBB saat ini lebih terlihat pergerakannya mengarah ke bakti sosial. Contohnya seperti, membantu masyarakat tidak mampu untuk pengobatan ke rumah sakit – rumah sakit, berbagi sembako, dan lain-lain,” bebernya.

“Jadi tidak mungkin ada anggota Paguyuban Sundawani wilayah KBB yang melakukan kegaduhan di masyarakat, tindak pidana kekerasan, atau apa saja yang dapat merugikan orang lain. Karena mereka sudah mempunyai tugas tanggung jawab yang sudah diberikan dan disepakati bersama untuk selalu memperlebar sayap silaturrahmi kepada seluruh warga masyarakat KBB,” imbuhnya.

Lanjut Abah Aceng, “Saya akan terus mendukung dan percaya penuh kepada pihak kepolisian untuk selalu bertindak tegas dan adil bagi siapa saja yang melakukan tindakan melawan hukum, tanpa melihat kedekatan seseorang dengan siapa saja termasuk pihak aparat hukum yang menjadi pembina di salah satu organisasi. Mudah-mudahan pihak kepolisian memberikan izin untuk saya mengetahui setiap perkembangan proses hukum yang sudah berjalan dari pelaku pembacokan itu,” harapannya.

Heri Purwanto dari DPD Pagar Kota Cimahi  (Kanan)

Sementara ditempat terpisah, Heri Purwanto, Ketua DPD Pagar Kota Cimahi ketika dikonfirmasi oleh wartawan Saktimedianews.id, dia mengatakan, “Pelaku itu harus dihukum seberat-beratnya, supaya jera dan bisa menjadi contoh kepada masyarakat luas, agar pembacokan seperti itu tidak terulang kembali,” paparnya.

Dia juga menambahkan,” Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya yakin menjalankan tugasnya dengan amanah, tidak timbang pilih, tidak akan membeda-bedakan, berjalan dengan jalur yang ada. Dan saya yakin juga pihak kepolisian akan menindak lanjuti secara tegas dengan hukum dan pasal yang sudah ditentukan kepada pelaku pembacokan tersebut,” pungkasnya.

Lanjut Heri Purwanto Kedepannya, “Mudah-mudahan Indonesia ini bisa lebih aman, tertib, semua lapisan terus bersinergi supaya Kamtibmas terjaga dengan baik,” ucapnya.

Selain itu Kapolsek Lembang Kompol Sarche Crististi Leo Dima ketika dikonfirmasi via telepon selulernya oleh wartawan Saktimedianews.id, dia mengatakan, “Saya katakan kembali, bahwa saya tidak memihak siapapun dan tidak ada intervensi dari pihak manapun. Kita juga dari pihak kepolisian juga memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang merupakan hak bagi pelapor,” tegasnya.

Dikonfirmasi oleh wartawan terkait kapan akan diselenggarakan persidangan pelaku pembacokan tersebut, Kapolsek Lembang Kompol Sarche Crististi Leo Dima juga menambahkan, “Untuk sidang nanti setelah 20 hari berkas. Jadi tidak ada main-main disini,” tutupnya.

Dalam via telepon selulernya Kepala Polisi Sektor Lembang Kompol Sarche Crististi Leo Dima juga mengharapkan agar wartawan Saktimedianews.id menyampaikan salam hormatnya kepada Ketua DPD Paguyuban Sundawani KBB.

Jurnalis : Drivana – KBB
Editor : ask

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed