oleh

Karang Taruna RW 07 Dan 23 Desa Tenjolaya Gelorakan Sumpah Pemuda Ngahiji

-LOKAL-239 views

Kab. Bandung, Saktimedianews.id, –
Jum’at, 30-10-2020. Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Ikrar ini, dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia dan membangkitkan serta memupuk generasi muda untuk lebih cinta lagi terhadap bangsanya sendiri.

Hal tersebut, disampaikan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Agus Taryana saat menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda ngahiji di Kampung Babakan RW 23 Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung.

“Kita sebagai generasi muda mari bersama sama membangun bangsa dan negeri ini, pepatah bung karno menyatakan “hanya dengan sepuluh pemuda akan mengguncang dunia”, ungkapnya.

Lanjut ia, untuk itu kami sangat mengapresiasi dengan peringatan sumpah pemuda ini, semoga Karang Taruna desa tenjolaya tetap ngahiji Seperti yang tertuang dalam lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya yakni Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya.

“Mulai tahun 2003 Karang Taruna Kabupaten Bandung di bangun oleh Dadang Naser dengan tage line Karasa lalu dekade kedua oleh H. Yosep Nugraha tage linenya Sarasa Sabangsa, dan kemudian dikembalikan lagi pada dekade saya, mengikuti dekade Dadang Naser pada waktu itu dengan tage line Karasa yang artinya Karang Taruna Sabilulungan,” tegasnya.

Sementara itu, Kegiatan Karang Taruna digelar untuk memperingati hari Sumpah Pemuda ke 92 pada tanggal 28 Oktober 2020, guna menyatukan para pemuda dan pemudi dalam hal kegiatan yang positif dengan menampilkan pentas seni musik Band Rival dari banjaran, serta Nasyid dari RW 07 dan RW 23, kemudian malamnya dilanjutkan dengan acara Siraman Rokhani pengajian.

“Kegiatan tersebut bisa terlaksana atas dukungan dari Warga pangajaran RW 07 dan warga babakan RW 24 serta sesepuh di Desa Tenjolaya juga Pemerintah Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu,” ujar tokoh pemuda Desa Tenjolaya H. Dikdik Iqbal.

Dikatakan, mereka berjuang tanpa lelah sejak awal hingga terlaksananya acara ini. Melalui kegiatan ini, setidaknya dalam hati mereka masih tetanam jiwa Nasionalis bangsa.

“Kami sangat bangga, semoga kedepanya anak anak muda lebih ngahiji lagi dan bisa lebih mencintai budayanya sendiri dari pada budaya barat, dan jangan lupa untuk mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini dengan selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak,” pungkasnya

Jurnalis : Hamdan & Apih (KY)
Editor : asef

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed