oleh

Kisah Pilu Para Pedagang Pasar Rakyat Cikatomas

Kab. Tasikmalaya, Saktimedianews.id,-
Cikatomas Selasa, 26 Januari 2021. Dimasa pandemi Covid-19 seperti ini para pedagang yang berjualan di lokasi pasar Rakyat Cikatomas Desa Cogreg Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, sepi pengunjung, apalagi sekarang di berlakukan PPKM yaitu pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat sehingga bisa di katakan memang sangat kurang orang yang berbelanja di pasar Rakyat Cikatomas.

Agus mengatakan sebagai penjual Bahan pokok (Sembako) di pasar Rakyat Cikatomas ini, ketika di wawancara oleh team Sakti Media News mengatakan, “Dengan adanya kegiatan ini memang pendapatan kami sangat menurun drastis yang biasanya omset yang di dapat sebelum pandemi ini bisa mencapai 75% tetapi dengan adanya pandemi, ppkm kami hanya mendapat 20% saja perhari, jangankan untuk mencari keuntungan, untuk modal saja masih kekurangan, belum biaya hariannya,” ujarnya.

“Memang untuk seorang pedagang seperti saya sulit untuk kedepannya, sedangkan belanja harus tiap hari, untuk konsumen sendiri mulai berkurang,” imbuhnya.

“Begitu pula dengan para pembeli, karena pandemi COVID-19 ini, kami untuk belanja ke pasar pun harus hati-hati terutama harus selalu mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan menggunakan masker kemudian menjaga jarak dan mencuci tangan,” ucap salah seorang pembeli.

Jajang salah seorang pedagang peralatan menjahit, ketika di wawancarai mengatakan, “Mulai dari jam 05.00 Wib sampai siang belum juga ada yang membeli sebutir benang pun, sedangkan di rumah anak istri menunggu hasil dari ke untungan berjualan, tapi mau apa dikata?, kenyataan di lapangan sebaliknya,” paparnya dengan nada lesu.

“Harapannya mudah- mudahan dengan adanya kegiatan PPKM, gugus tugas COVID-19 ini, bisa memutuskan rantai penyebaran COVID-19 ini, kami selaku pedagang bisa normal kembali, semua masyarakat bisa tenang bisa beraktivitas kembali dan ekonomi pulih kembali,” pungkasnya
(Wahdi, E Supriatna – Kab Tasik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed