oleh

Kadisdik: Belajar Secara Daring, Guru di Tuntut Lebih Berkreasi dan Berinovasi

Ciamis, Saktimedianews.id –
Tahun pelajaran tahun 2021/ 2022 yang dimulai pada bulan juli akhir bulan ini mengikuti petunjuk surat edaran Bupati Ciamis nomor 420/2090-Disdik. 1/2021, tentang penyelenggaraan pembelajaran masa pandemi Covid-19, tahun pelajaran 2021/ 2022 di Kabupaten Ciamis,” ungkap Asep Saeful Rahmat M.Si selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Selasa 27/7/2021.

“Jadi pelaksanaanya,kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh baik Daring maupun luring”.

“Adapun yang dimaksud Daring adalah Dalam jaringan yang artinya kegiatan pembelajarannya menggunakan Whats App, Google form, atau menggunakan aplikasi-aplikasi yang sudah ada,” ucapnya.

Selain itu juga bisa menggunakan LMS (Lining Managemen Sistem) seperti halnya aplikasi Ruang Guru ataupun lain sebagainya.

“Selain melalui cara Daring juga bisa dilaksanakan secara Luring,yang dimaksud Luring disini bukan tatap muka, yang dimaksud Luring ini adalah pembelajaran menggunakan siaran televisi bisa juga menggunakan siaran radio, bisa menggunakan modul yang dibagikan kepada para peserta didik dan juga bisa melakukan home visite bagi anak anak kita yang bermasalah (contohnya untuk anak anak kelas 1 itu tidak mungkin mengikuti Daring karena itu adalah pembelajaran membaca, menulis dan berhitung yang harus intens disampaikan oleh guru gurunya,” ujarnya.

Maka, guru bisa melakukannya secara home visite datan ke rumah peserta didik secara satu anak satu guru, tentunya dengan prokes yang ketat.

“Kemudian kemarin pada masa pengenalan lingkungan sekolah,semua jenjang dilaksanakan secara Daring,” lanjutnya.

Dalam hal ini tentunya para pengawas, penilik dan koordinator wilayah bidang pendidikan melakukan monitoring evaluasi dan pendampingan kepada setiap satuan pendidikan yang menjadi binaanya.

“Saya berharap, pembelajaran dengan cara Daring ini mudah mudahan kita sekalian bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.”

“Karena anak anak kita diharapkan berada dirumah,karena itu orang tua dan guru bersinergi mengawasi anak anaknya untuk tetap berada di rumah jangan berkeliaran kemana saja,” harapnya.

Disamping itu,dengan dilaksanakanya secara Daring maka otomatis mobilisasi anak anak bisa terbatasi.

Disamping itu juga mobilisasi guru dan orang tua terbatasi dan tidak ada kerumunan di sekolah dengan harapan semua bisa aman.

Untuk itu,kami mohon kepada seluruh guru dalam melaksanakan pembelajaran Daring hendaknya lebih berkreasi dan berinovasi,karena kita sadari bersama bahwa pembelajaran Daring selama ini kita pandang kurang epektif,namun karena kondisi saat ini yang terjadi seperti ini mau tidak mau pembelajaran Daring harus dilakukan.

Untuk mewujudkan pelajaran Daring yang berkualitas,maka para guru dituntut untuk lebih berkreasi dan berinovasi.

Jadilah guru guru yang memiliki ,yang bisa memberikan inspirasi pada setiap peserta didik,terus berkoordinasi dengan orang tua siswa untuk bersama sama memberikan pengawasan dan bimbingan kepada para peserta didik agar anak anak kita tetap belajar di rumah.Tandasnya

Jurnalis: Dodi S,Gani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed