oleh

Pemdes Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Bentuk Ketua P3A

Kab. Tasikmalaya, Saktimedianews.id – Selasa 27 Juli 2021, Pemerintah Desa Sindangkerta Telah melaksanakan Rapat Pembentukan ketua P3A  (Perkumpulan Petani Pemakai Air) yang Bertempat Di Balai Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Pada Hari selasa 27/07/21 Jam 09.00 WIB.

Rapat Pembentukan Ketua P3A ini yang dihadiri oleh unsur Muspika,Kepala desa,Babinsa,Babinkamtibmas serta perwakilan anggota P3A Desa sindangkerta Kecamatan Cipatujah.

Dalam Kesempatan itu Kepala Desa Sindangkerta Asep Suryana Dalam sambutanya Mengatakan, “Dengan Dibentuknya Ketua P3A Perkumpulan Petani Pemakai Air adalah kelembagaan pengelolaan irigasi yang menjadi wadah petani  pemakai air dalam suatu daerah layanan/petak tersier atau desa yang dibentuk secara demokratis oleh petani pemakai air termasuk lembaga lokal pengelola irigasi,” ucapnya.

Lanjut Asep, “P3A dibentuk dari oleh dan untuk petani pemakai air secara demokratis. Tugas pokok kelembagaan P3A antara lain mengelola air dari jaringan irigasi didalam petak tersier secara tepat guna sesuai dengan kebutuhan tata tanam, melakukan pemeliharaan jaringan tersier, membimbing dan mengawasi para anggotanya  agar memenuhi semua peraturan  dalam pemakaian air maupun  peraturan P3A yang disepakati  oleh Rapat Anggota,” jelasnya.

Ketua P3A Terpilih Jepri saat dikonfirmasi saktinedianews mengatakan Rasa kepedulianya terhadap para petani khususnya Petani yang ada di desa sindangkerta,untuk itu mengajak seluruh anggota untuk bersama sama memelihara dan menjaga saluran irigasi yang memang butuh perbaikan dan pemeliharaan,supaya bisa mengaliri area persawahan yang ada di Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, dengan area sekitar 700 H,” kata Jepri.

“Karena Air merupakan zat yang paling esensial dibutuhkan dalam setiap aspek kehidupan oleh karena itu  kita wajib menjaga air dan sumber –sumber air dari segala bentuk perbuatan yang menimbulkan kerusakan. Fungsi air sebagai kebutuhan petani agar P3A memanfaatkan saluran irigasi baik primer, sekunder maupun tersier sebaik mungkin,” tutup Jepri.

Jurnalis : Gangan, Nang-Kab Tasikmalaya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed