oleh

Seorang Pria Tewas Lompat Dari Jembatan, Ratusan Warga Padati Jembatan Cirahong

Ciamis, Saktimedianews.id,-
Pasca di tutupnya jembatan Cirahong untuk kendaraan roda 4 pada hari Jum’at lalu, kini jembatan Cirahong dipenuhi ratusan warga.

Ratusan warga tersebut memadati jembatan Cirahong sesaat setelah adanya informasi temuan mayat di sungai Citanduy tepat di bawah jembatan.

Menurut informasi yang dihimpun Saktimedianews, kejadian terjadi sekitar pukul 13: 30 WIB.

Menurut Dadan selaku ketua Karang Taruna Desa Pawindan menuturkan, “Sebelumnya korban naik ojek, sesampainya di jembatan korban berjalan kaki menyebrangi jembatan dan sempat ngobrol dulu dengan pemilik warung yang berada di sebrang jembatan (wilayah Manonjaya Kab. Tasikmalaya),” ungkapnya, Minggu 29 Agustus 2021.

“Korban sempat jajan dulu dan bahkan makan mie baso, sempat juga korban bagi bagi baso pada warga yang berada di tempat itu. Selanjutnya korban bilang mau ke WC dan sempat mau menitipkan dompet namun ditolak oleh pemilik warung selanjutnya korban diketahui sudah berada di atas jembatan (Rel Kereta Api), saat mau di bilangin takut ada kereta oleh pemilik warung, korban keburu lompat ke bawah hingga tewas,” ujarnya.Adapun posisi mayat tersebut dengan keadaan telungkup dengan luka di kepala dalam kondisi hanyut terhalang oleh batu.

“Dari informasi yang di dapat, korban berasal dari Singaparna Kabupaten Tasikmalaya serta dari identitas yang di temukan di dalam dompet di duga korban bernama E. Hermawan dan diperkirakan berusia berkisar 48-50 tahunan,” ucap Dadan.

“Sebelum kejadian, korban sempat 4 kali bolak balik ke jembatan Cirahong ini, dan juga sempat mengutarakan isi hatinya korban mengalami sakit hati,” terangnya.

Ditempat yang sama, Yayan petugas dari BPBD Ciamis saat evakuasi menuturkan bahwa kondisi tubuh mayat masih baru dan belum bisa memastikan itu berasal dari atas karena informasi masih simpang siur.

Ia juga mengatakan, “Terkait jenis kelamin sendiri itu berjenis kelamin laki-laki, untuk identitas belum di ketahui serta Tim Inavis masih melakukan evakuasi,” ucapnya.

“Untuk jenazah sendiri langsung di bawa ke RSUD Sukarjo Tasikmalaya, karena posisi lokasi korban berada di sisi Kabupaten Tasikmalaya,” lanjut Yayan.

“Sesuai dengan standar kalau ada kejadian itu menurut lebar sungai, posisi korban berada di titik mana/ berat ke wilayah mana, karena korban berada di titik Kabupaten Tasikmalaya maka korban di evakuasi oleh petugas dari Kabupaten Tasikmalaya,” terangnya.

“Saya menghimbau kepada masyarakat apabila ada kejadian lagi diharapkan jangan berkerumun di jembatan Cirahong, karena kita ketahui jembatan Cirahong masih berbahaya untuk di lalui apalagi sampai berkerumun di atas jembatan,” tandasnya.

Jurnalis: Dodi S

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed