oleh

Komisi C: Kinerja Dishub Belum Maksimal Tempat Parkir Hidrolik Semrawut

Kab.Bandung-Sakti Media News
Comisi C DPRD Kabupaten Bandung H. yanto Setianto,melaksanakan sidak ke Ciparay pada hari rabu 13 Oktober 2021,yang di dampingi Camat Ciparay dan Kabid Prashub serta Kabid pembinaan keselamatan dan Kabid Lalin Dishub Kabupaten Bandung juga hadir,Dishub yang baru menjabat.Rabu 13/10/21

DPRD Kabupaten Bandung, merasa prihatin dengan tempat Parkir Hidrolik Paralayang yang dibangun pada Tahun 2020 lalu,yang seharusnya menjadi ikon kemajuan Kabupaten Bandung tapi kenyataanya kurang tertib pengelolaannya.

Ketua Komisi C,H.Yanto Setianto,mengatakan, Tempat parkir yang menelan anggaran sebesar Rp1,7 milyar dengan kapasitas parkir 200 sepeda motor itu, tidak maksimal dalam penggunaannya. Padahal tujuannya semula untuk meminimalisir kemacetan akibat parkir kendaraan.

Selain keenganan masyarakat untuk memarkirkan motornya, dengan alasan macam-macam, lanjut Yanto, ada yang kwatir tidak bisa pulang seandainya listrik mati, karena tempat parkir tersebut belum memiliki genset dan hanya mengandalkan listrik dari PLN.

“Sementara pihak pegawai Dishub tidak ada upaya mengarahkan pengendara motor untuk memarkirkan motornya di tempat parkir hidrolik,” katanya melalui telepon.

Dampak dari ketidakpedulian tersebut, ia mengungkapkan, akan menimbulkan kesemrawutan dan kemacetan di sepanjang Jalan Laswi, karena pihak Dishub belum ada upaya untuk melakukan pembenahan secara signifikan.

Rombongan Komisi C yang didampingi Camat Ciparay, Gugum Gumilar, Kepala Dishub baru, Zeis Zultaqawa, Kabid Pembinaan Keselamatan dan Kabid Lalin Dishub, berharap ada pembenahan yang dilakukan pihak Dishub, diantaranya, SDM petugas Dishub agar lebih pro aktip mengarahkan motor yang mau parkir, lokasi tempat parkir hidrolik agar ditertibkan, mental memungut parkir tanpa karcis di tepi jalan, dan menyediakan genset yang memadai.

Selain itu, Yanto mengemukakan, Komisi C juga berharap setiap OPD terkait dapat memelihara bangunan-bangunan megah sebagai ikon kemajuan Kabupaten Bandung seperti, Gedung Budaya Sabilulungan, Menara 99, juga jalan jalan yang sudah representatip menuju Jalan Mantap 100%.

“Sebab percuma dibangun dengan mengeluarkan anggaran besar kalau tidak dilakukan pemeliharaan dan perawatan. Hanya membuang anggaran saja,” pungkas Yanto. *

Jurnalis : AM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed