oleh

Kebakaran Pabrik Serabut Kelapa di Bojong Salawe Batu Hiu Parigi

-LOKAL-77 views

Pangandaran, Saktimedianews.id
Parigi Pangandaran 01-08-2020.
Telah terjadi kebakaran di Pabrik sabut kelapa diwilayah antara Bojong Salawe Batu Hiu Parigi.

Bermula dari beberapa orang pekerja yang sedang menurunkan muatannya berupa tapas/kulit kelapa, menurut narasumber yang melihat kejadian itu katanya, tiba-tiba ada api menyala disekitar Pabrik, awalnya entah dari mana asal api tersebut hingga bisa membakar serabut yang ada di arela Pabrik.

Dengan melihat api tersebut mereka (para pekerja) dengan sigap dan dengan alat seadanya mereka berusaha memadamkan api tersebut. Berhubung angin disekitar Pabrik terlalu besar, dan kebetulan letak Pabrik tsb tidak jauh dari Pantai, sehingga membuat api sudah untuk dipadamkan.

Kejadian tersebut kata Abdul dan Misno yang kami mintai keterangannya terjadi sekitar pukul 11.30 siang WIB hingga kami datang ke lokasi sekitar pukul 12.00 siang WIB api masih belum bisa dipadamkan.

Dikatakannya lagi dugaan sementara api berasal dari puntung rokok yang terjatuh ditumpukkan serabut, tapi juga ada dugaan api berasal dari kenalpot mobil yang memuat serabut tersebut.

Bahan baku serabut kelapa itu atau sisa dari bahan utama, yang keseharianya dikirim ke kebumen sebagai media tanam, sedangkan bahan baku utamanya untuk diexpor ke China sebagai bahan pembuatan sofa, jok mobil dan lain sebagainya.

Jarak antara waktu kebakaran dengan tim Damkar yang datang kelokasi kurang lebih sekitar 45 menit, pada waktu itu api sudah terlanjur menjalar dengan melalap tumpukan sabut yang sudah menggunung, sehingga sulit untuk dipadamkan,” ungkapnya.

“2 unit Damkar berusaha untuk memadamkannya dengan 8 awak. Sampai kami meninggalkan lokasi tersebut api belum dapat dipadamkan,” tambahnya.

“Untuk kerugian itu sendiri belum dapat di tafsirkan, menurut informasi dari Abdul dan Misno kejadian seperti ini sudah kali ketiga dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini ataupun sebelumnya,” pungkasnya.

Jurnalis : Mamat Suratman/Agus Atang (awk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed