oleh

Keterampilan Dasar Kebidanan Pada Selama Covid-19 di Stikes Muhammadiyah Ciamis

Kota Bandung, Saktimedianews.id,-
Kamis, 04 Maret 2021. Apriani Lucilawati mahasiswi S2 Kebidanan Dharma Husada Bandung pada hari Kamis, 4 maret 2021 mengirimkan artikel dengan karyanya yang bertema,”Keterampilan dasar kebidanan pada selama covid-19 di stikes Muhammadiyah Ciamis.”

Apriani Lucilawati menjelaskan,”Setiap kampus tentu memiliki keinginan dalam menghasilkan tenaga kebidanan yang profesional, STIKes Muhammadiyah Ciamis melaksanakan proses belajar mengajar yang dilaksanakan di kelas, di laboratorium dan lahan praktik seperti Rumah Sakit, Klinik Bersalin, Bidan Praktik Swasta, dan Puskesmas”.

“Praktik ini merupakan proses pembelajaran untuk menerapkan teori mata kuliah khususnya Keterampilan Dasar Kebidanan (KDK), dimaksudkan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata atas materi yang dipelajari dan diaplikasikan secara langsung melalui praktik tersebut”.

“Diharapkan mahasiswa mampu memberikan asuhan Kebidanan pada klien yang mengalami masalah dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia secara menyeluruh dan kemanusiaan”.

“Selain itu, agar dapat melakukan pengkajian dengan masalah keterbatasan pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Menetapkan interpretasi data dengan masalah keterbatasan pemenuhan kebutuhan dasar. Kemudian, bisa menetapkan diagnosa keperawatan berdasarkan rencana asuhan yang telah disusun. Melakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap pencapaian dari asuhan kebidanan yang diberikan”.

“Semua itu terjadi ketika COVID-19 belum melanda, tetapi setelah pandemi melanda negeri tercinta, hampir semua kegiatan dilaksanakan secara daring. Memanfaatkan kecanggihan teknologi serta fasilitas digital yang dimiliki pihak kampus, sehingga memudahkan kegiatan dengan tetap di rumah saja.Namun, pendidikan tetap berlanjut”.

“Barulah jika ada kegiatan praktik yang mengharuskan berkunjung ke laboratorium, para mahasiswa akan diberi kewajiban datang. Menggunakan protokol kesehatan yang ada, menjaga jarak, dan membatasi ruang gerak selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Selain itu, akan dibagi menjadi beberapa gelombang dengan jumlah anggota terbatas”.

Sejak pandemi, setiap aktivitas di laboratorium KDK mengalami banyak kekosongan. Sebab, jika bisa disampaikan dengan tutorial, maka para mahasiswa cukup di rumah saja, dan melangsungkan daring. Sehingga pembelajaran tetap berlanjut dengan lancar.

Dengan demikian, harapan para mahasiswa dan dosen pengajar hanya ingin pandemi segera berlalu. Semua orang terbebas dari libur panjang serta aktivitas lumpuh bisa pulih kembali. Secanggih apa pun teknologi, tetap tak akan mampu membunuh rasa jenuh. Semua orang pasti merindukan kebersamaan dan keseruan untuk berkumpul melakukan praktik bersama rekan sejawat. Bukan hanya saling bertatap muka secara virtual, semoga masa penuh batasan ini segera berlalu agar kegiatan dasar kebidanan terlaksana sesuai prosedurnya.

Selama pandemi, setiap kegiatan dasar yang membutuhkan praktik masih sering dilakukan secara daring melalui zoom. Namun, jika mengharuskan datang ke kampus, mahasiswa wajib mematuhi protokol kesehatan. Sesuai denah di atas yang menjelaskan kendali protokol kesehatan di ruang laboratorium KDK sesuai standart yang ada, jarak minial antara Mahasiswa benar-benar diperhatikan.

Berbagai usaha dilakukan pada masa pandemi ini bertujuan agar Mahasiswa tetap mendapat ilmu pengetahuan serta praktik walau dalam keterbatasan ruang gerak. Sekalipun pada berbagai teori masih diberlakukan daring, setidaknya pemakaian laboratorium dengan pemberlakuan sistem sesi pun mampu mengantisipasi macetnya kegiatan praktikum yang diresahkan oleh sebagian orang, dosen pembimbing pun memiliki alternatif lain dengan memberikan teori secara live ketika daring.

Diperlukan kerja sama serius antara semua pihak, baik manajemen pendidikan dan pengelola laboratorium juga dosen serta mahasiswa sendiri. Jika semua itu tercipta maka tujuan pembelajaran akan tercapai sehingga keterampilan dari pembelajaran praktikum pun menuai hasil di sela keterbatasan ruang gerak berdasarkan pada protokol kesehatan yang ada.

“Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu agar setiap pembelajaran membuahkan hasil maksimal. Tidak lagi ada kesulitan dalam melaksanakan praktikum dan kembali pada masa-masa normal tanpa harus memiliki batas dalam bergerak”.

Jurnalis : Siti Junengsih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed