oleh

Terjawab Sudah Mengapa Sekolah-Sekolah Swasta dan Sekolah Negeri Kurang Siswanya

Bandung, Saktimedianews.id,-
Pendidikan adalah nomor satu, karena dengan adanya pendidikan kita bisa mengambil ilmu sebanyak-banyak. Ilmu ini berguna untuk setiap orang, baik muda maupun tua. Jika orang berilmu terlihat dari cara bicara, terlihat dari sikap, terlihat dalam kehidupannya, terlihat hasilnya dan banyak lagi manfaat dari ilmu pengetahuan.

Sudah hampir 2 tahun, masa pandemi melanda Indonesia, sehingga merubah segala aspek, baik aspek sosial, ekonomi, budaya juga pendidikan. Kita bicarakan masalah pendidikan.

Kita bisa merasakan perbedaan metode pembelajaran sebelum masa pandemi dan metode pembelajaran di masa pandemi. Saat ini masih terasa sekali, anak-anak belajar daring, sehingga para guru tidak bisa menilai kualitas belajar anak muridnya, karena yang terlihat di lapangan setiap ada pembelajaran orang tualah yang sibuk mengajarkan anak-anaknya.

Bahkan sebagian anak ada yang mendapatkan prilaku yang tidak mengenakan dilakukan orangtuanya. Kita tidak bisa menyalahkan orang tua, karena mereka tidak punya ilmu untuk cara mengajarkan kepada anak-anak, dusebabkan metode pembelajaran di masa orang tua dengan anak-anak zaman sekarang berbeda.

Dari semua kejadian ini menjadikan dampak kepada PPDB disekolah Negeri dan Sekolah Swasta.”Kenapa begitu?”, hasil penelusuran kami dari data- data yang ada di masyarakat juga hasil peninjaun kami ke sekolah, ternyata faktanya adalah banyak anak-anak yang tidak mau melanjutkan sekolah ke sekolah berikutnya, fakta kedua orang tuanya tidak mempunyai biaya untuk melanjutkan sekolah dikarenakan tidak ada pekerjaan akibat di PHK, fakta yang ketiga anak-anak semasa pandemi banyak yang bekerja, baik pekerja kasar sampai ikut kerja online, dengan keasyikan bisa mencari uang sehingga sudah malas lagi untuk bersekolah.

Dengan kejadian diatas banyak pihak- pihak yang dirugikan,terutama yang mengajar sebagai guru honorer di swasta.Jika murid berkurang otomatis honor pun berkurang, karena jam mengajar berkurang.

“Dalam hal ini siapa yang disalahkan?” Hanya saja kami ingin menghimbau kepada pemerintah, bagaimana nasib anak bangsa, yang kelak akan menjadi penerus bangsa,” ujar salah satu guru swasta yang masih honorer di Cimahi.

“Saya berharap, pemerintah bisa mencari solusinya untuk permasalahan ini,” ujar salah satu ibu yang ingin anaknya bisa sekolah.

Sekolah negeri kekurangan siswa,apalagi sekolah swasta biasanya menunggu limpahan siswa dari negeri.
Mudah-mudahan pemerintah bisa melihat permasalahan mengenai pendidikan ini.

Jurnalis Nenti Erawati SPd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed