oleh

TP PKK Kelurahan Melong Meninjau Taman RW 18

Cimahi, Saktimedianews.id,- 8 September 2021. Janji Tim Penggerak PKK Kelurahan Melong, untuk berkunjung ke RW 18 dilaksanakan Hari Rabu, 8 September 2021.

Berlangsung sekitar 1,5 jam, acara dihadiri oleh Ketua TP PKK Kelurahan Melong Dessy Purnamasari, S.Pd. yang didampingi sekretaris dan beberapa staf yang lain. Sementara dari PKK RW hadir ketua PKK RW Yayuk Rinenggani didampingi oleh ketua PKK RT 1-6, dan 3 orang Tim Juri yang menjadi juri pada Lomba Taman Virtual beberapa waktu yang lalu.

Acara dibuka langsung oleh Ketua PKK RW 18, yang menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan Tim, dan menyampaikan harapan-harapannya untuk kemajuan PKK RW 18 ke depannya. Kehadiran Bu Lurah sebagai Ketua TP PKK Kelurahan pada awalnya adalah hanya kunjungan untuk pembinaan wilayah yang merupakan kegiatan rutin.

Kebetulan di RW 18 baru saja diadakan Lomba Taman secara Virtual yang pesertanya adalah 6 RT di bawah RW 18, dan itu menarik perhatian ibu Lurah untuk melakukan kunjungan.

Kedatangan Ketua TP PKK dan Tim memang memberikan pencerahan untuk PKK RW 18, dimana ada beberapa hal masih harus diperbaiki dan dibenahi, terutama tentang struktur organisasi PKK yang belum mengalami pembaharuan disesuaikan dengan kepengurusan di Kelurahan sebagai acuan, yaitu membuat beberapa kelompok disesuaikan dengan kegiatannya, yang nantinya akan dinamai Kelompok Kegiatan atau Poktan.

Ketua TP PKK Melong mengarahkan juga untuk segera membentuk Tribina, yang terdiri dari BKB (Bina Keluarga Berencana), BKL (Bina Keluarga Lansia) dan BKR (Bina Keluarga Remaja) yang masing-masing kegiatannya adalah memberikan penyuluhan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan ketiga unsur tersebut.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas beberapa hal, diantaranya mengenai Keberadaan remaja yang beberapa waktu belakangan ini kurang bergerak karena alasan pandemi, membahas UP2K juga yaitu Upaya Peningkatan Kegiatan Keluarga yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kemiskinan khususnya bagi kaum perempuan.

Berikutnya yang menjadi bahasan adalah masalah keluarga tanggap bencana, yaitu keluarga mengerti bagaimana cara menangani ketika terjadi bencana, kemudian juga tentang masalah stunting atau pertumbuhan anak yang tidak sesuai dengan anak seusianya, dan tentang IVA test, yaitu cara mendeteksi secara dini gejala kanker serviks.

Banyak manfaat yang diambil dari kunjungan yang hanya beberapa saat tersebut. Masukan-masukannya sangat bermanfaat dan memberikan ide-ide yang sebelumnya masih sebatas rencana.

“Dengan adanya kunjungan ini, saya jadi tahu apa yang perlu dibenahi dan apa yang perlu dibentuk dan apa yang harus dipertahankan,” ucap Yayuk menutup perbincangan.
(Rostiane LN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed