oleh

Mengupas, Wisata Subang dan Alam Sekitar

Subang, Saktimedinews.id, – Bosan berwisata ke tempat wisata umum yang penuh dan itu-itu aja? Bagi anda pecinta wisata alam dan petualangan mungkin ingin mencoba menjelajahi tapal batas Subang bagian selatan. Kali ini tujuan time saktimedianews akan mengupas kampung Bukanagara,Sabtu 02/10/2021.

Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak. Di perkirakan jarak dari pusat kota Subang hingga ke kampung ini hanya berjarak sekitar 35 km dan dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 1 jam.”kata warga setempat.

Tapi kenyataannya tak sesuai perkiraan tersebut. Medan yang sangat berat, membuat jarak tempuh menjadi lebih lama. Membutuhkan waktu 3 jam untuk dapat mencapai kampung tersebut.

Untuk mencapai kampung Bukanagara, kontur jalan rusak dan menanjak. Tapi jangan khawatir, anda akan langsung disuguhi pemandangan yang eksotis, lembah kampung Darmaga lengkap dengan Gunung Tangkuban Parahu di sebelah kanan anda dan kemegahan Gunung Canggah di sebelah kiri anda.

Sepanjang perjalanan melalui hutan anda akan menikmati nikmatnya udara segar. Sesekali aroma bunga kopi dan bunga pohon buah buahan akan tercium kuat. Mengiringi perjalanan anda menempuh ke kampung tersebut, hentikan kendaraan anda sejenak dan nikmati sunyinya hutan dan suara burung yang berkicauan”tuturnya

“YT seorang pedagang di pinggir jalan, mengatakan. di kampung bukanagara bukan hanya tempat wisata Saja, Namun ada tempat berjiarah juga”tuturnya.

Berdasarkan tugu prasasti yang terdapat di Bukanagara, sebenarnya jalur jalan pedati menuju Bukanagara sudah dibuat sejak tahun 1847 atas prakarsa Raden Rangga Martayuda dan Tuan Hofland. Hofland adalah tuan tanah pemilik perusahaan perkebunan P and T Lands. Luas tanahnya hampir mencakup seluruh wilayah Subang saat ini. Namun 166 tahun kemudian setelah saat itu, kondisi jalan menuju Bukanagara seperti tak banyak berubah.

Jurnalis : A.m

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed